oleh Rizka Amalia Saat gue sedih, dia selalu ada di samping gue dengan secangkir cokelat panas di tangan. “Ini spesial buat lo,” katanya. Sensasi hangat langsung menyerbu saat cangkir itu berpindah ke tangan gue.
Mampukah kamu menjadi edelweiss? Meskipun angin menggugurkan helai demi helai bungamu. Dan sekalipun angin membuatmu jatuh tersungkur ke tanah, tapi bungamu tak pernah mati. Kamu justru akan tumbuh kembali menjadi bunga yang lebih kuat dan cantik dari sebelumnya. [selengkapnya]