|
1. | 
| | Menyembuhkan pikiran, menyenjukkan lingkungan, menemukan kedamaian oleh Gede Prama
Rp 70.000 Rp 59.500 Kita semua hidup di dunia yang sama, tapi berjumpa wajah kehidupan yang berbeda. Orang pemarah melihat ketidakadilan di mana-mana. Kemudian mengumbar protes. Protes ini kemudian mengundang kemarahan dari orang lain. Sehingga kehidupan mennjadi seperti api yang berjumpa api, akhirnya terbakar oleh ... [selengkapnya]
|
|
2. | 
| | Menyembuhkan, Mendamaikan Diri dari Dalam oleh Gede Prama
Rp 60.000 Rp 51.000 Penderitaan di mana-mana. Dari bencana alam, bom teroris, kekerasan, bunuh diri sampai dengan penyakit aneh-aneh. Bila manusia kebanyakan menakuti penderitaan sebagai panggilan Guru untuk memasuki gerbang spiritualitas mendalam.
Hampir semua guru dihaluskan batinnya melalui penderitaan. ... [selengkapnya]
|
|
3. | 
| | oleh Gede Prama *** Out of Print *** [selengkapnya]
|
|
4. | 
| | oleh Gede Prama *** Out of Print *** [selengkapnya]
|
|
5. | 
| | oleh Gede Prama *** Out of Print *** Salah satu Guru yang sangat bercahaya di abad ini adalah Nelson Mandela. Dan pesan terpenting yang mengalir melalui beliau adalah memaafkan. Untuk itu, tidak berlebihan kalau disimpulkan, bibit kesembuhan terpenting yang tersedia di dalam adalah memaafkan. Lebih-lebih bila ... [selengkapnya]
|
|
6. | 
| | oleh Gede Prama *** Out of Print *** [selengkapnya]
|
|
7. | 
| | oleh Gede Prama *** Out of Print *** [selengkapnya]
|
|
8. | 
| | oleh Gede Prama *** Out of Print *** Hidup bagaikan berjalan di gurun pasir dalam kegelapan. Bila ingin mengetahhui yang sebelumnya lewat apakah sapi atau manusia, kita melihat jejak-jejak kaki yang tersisa. Di gurun pasir, ada jejak-jejak kaki lengkap dengan maknanya. Demikian juga dengan hidup, ia menyisakan jejak-jejak makna. ... [selengkapnya]
|
|
9. | 
| | oleh GEDE PRAMA *** Out of Print *** [selengkapnya]
|
|
10. | 
| | oleh Gede Prama *** Out of Print *** Buku ini karya Gede Prama yang ke-20 ini dipilah menjadi tiga bagian utama: 1. Bebas dari ketakutan -- ketakutan selalu dianggap sebagai penghalang utama dalam meraih kebahagiaan sekaligus menjadi penjara manusia. Sadar atau tidak, ketakutan adalah jurang yang dalam sekaligus lebar yang kita buat ... [selengkapnya]
|
|