|
201. | 
| oleh Kathy Charner, dkk
Rp 95.000 Rp 80.750 Dengan lebih dari 300 aktivitas yang ditulis secara rinci untuk bayi, batita, dan anak dua tahun, buku ini mampu menggali imajinasi anak-anak dan menciptakan peluang yang hebat untuk pembelajaran. ... [selengkapnya]
|
|
202. | 
| oleh Dila Candra Kirana
Rp 28.000 Rp 23.800 [selengkapnya]
|
|
203. | 
| oleh Nakita
Rp 65.000 Rp 55.250 [selengkapnya]
|
|
204. | 
| oleh Makoto Shichida
Rp 37.800 Rp 32.130 Optimislah bagi orang tua yang selama ini kerepotan dengan nilai anak-anaknya yang selalu jeblok di sekolah. Jangan anggap otak anak Anda `kurang`, melainkan otak kanan anak Anda belum dikembangkan ... [selengkapnya]
|
|
205. | 
| oleh Gary A. Davis, Ph.D
Rp 100.000 Rp 85.000 Gary A. Davis, Ph.D, adalah profesor emeritus di Universitry of Wisconsin, di mana beliau adalah anggota dari Department of Educational Psychology untuk beberapa tahun. Dia telah menulis ... [selengkapnya]
|
|
206. | 
| oleh Song Yun Sin
Rp 60.000 Rp 51.000 Mungkin para guru dan orang tua murid seringkali mengingatkan kalian dengan kata-kata “konsentrasi” , tetapi lebih dari itu muncul pula pertanyaan, sebenarnya aku ini bisa konsentrasi ... [selengkapnya]
|
|
207. | 
| oleh Oh Su Jin
Rp 60.000 Rp 51.000 Apakah diantara kalian ada yang suka main game komputer sampai larut malam hingga keesokan harinya terlambat ke sekolah?
Apakah ada yang suka memilih-milih lauk pauk dan hanya menyukai pizza, ... [selengkapnya]
|
|
208. | 
| oleh Do Giseong
Rp 55.000 Rp 46.750 Sains adalah cara untuk mengerti dunia. Setelah manusia zaman dahulu tidak dapat mengerti fenomena alam yang mereka lihat, pada saat ini ternyata banyak fenomena-fenomena alam yang mudah dijelaskan ... [selengkapnya]
|
|
209. | 
| oleh Ahn Young Joo
Rp 55.000 Rp 46.750 Kalau tidak ada energi kita tidak dapat melakukan apapun. Jika listrik padam tentu saja penerangan, komputer, telepon, gas, pelayanan air, subway, dll akan menjadi lumpuh. Dan jika tidak ada bensin, ... [selengkapnya]
|
|
210. | 
| oleh Lyu Gi-young
Rp 55.000 Rp 46.750 Mungchi dan Sago yang berkunjung ke rumah kakeknya, secara tidak sengaja menemukan sebuah pecahan porselen di tepi pantai. Setelah mendengar cerita tentang adanya kapal harta karun yang karam di ... [selengkapnya]
|
|