Cari berdasarkan:



Hari-Hari yang Panjang Transisi Orde Lama ke Orde Baru
 


Maaf, stock buku kosong atau out-of-print.


Hari-Hari yang Panjang Transisi Orde Lama ke Orde Baru 
oleh: Sulastomo
> Sejarah

Penerbit :    Penerbit Buku Kompas
Edisi :    Soft Cover
ISBN-13 :    9789797093877
Tgl Penerbitan :    2008-11-00
Bahasa :    Indonesia
 
Ukuran :    0x0x0 mm
Sinopsis Buku:
Simak kisah pemuda Sulastomo yang denganketenangan hati dan keteguhan prinsip membawa HMI melalui prahara politik nasional. Simak pula catatannya dalam menggalang front Pancasila hingga kesaksian seputar kelahiran Orde Baru dibawah Jenderal Soeharto, serta analisis dan teori tentang tragedi berdarah di tahun 1965. Pustaka ini bukan sekedar melihat kembali perjalanan sejarah bangsa, tetapi berisi pula kualitas kepemimpinan di tengah masa penuh gejolak. Peminat sejarah, aktivis organisasi, dosen, mahasiswa, hingga politisi perlu membaca buku ini.




Resensi Buku:




Buku Lainnya oleh Sulastomo:
Rp 49.000     Rp 41.650
Kulit sehat. segar. dan mulus adalali dambaan kita semua. pria maupun wanita. Sayang, banyak orang yang mengabaikan atau malah tidak memahami kondisi ...  [selengkapnya]
Rp 36.000     Rp 30.600
Tiadanya program jaminan sosial di Indonesia telah ikut menyengsarakan rakyat. Rakyat miskin seolah tak boleh sakit, karena ia hanya akan jatuh dan ...  [selengkapnya]
Rp 56.000     Rp 47.600
Buku �Scrambled egg is delicious� memberikan pengetahuan kepada pembacanya. Berisi tentang pengalaman saya, dalam menghadapi kehidupan yang penuh ...  [selengkapnya]
Rp 19.000     Rp 13.300
Contekan ini mencakup pembahasan: 1. Eksponen dan Bentuk Akar 2. Logaritma 3. Trigonometri 4. Logika Matematika 5. Statistika 6. Aritmatika 7. ...  [selengkapnya]


Lihat semua buku yang dikarang oleh Sulastomo  »


Tentang Pengarang:

Sulastomo, lahir di Surabaya, 6 Agustus 1938. Pendidikan dokter diperoleh di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (1964). Tugas pertama yang diembannya adalah "Doktor Sukarelawan Dwikora" di Aceh. Di Aceh, Sulastomo juga menekuni pemberantasan Tuberkulosis, dan untuk itu ia terlibat dalam merintis berdirinya Balai Pemberantasan Penyakit Paru-Paru (BP4). Sepulang dari Aceh, ia melanjutkan menekuni Tuberkulosis, bertugas sebagai doktor di Urusan Pemberantasan Tuberkulosis dan kemudian menjabat Kepala Urusan Pemberantasan Penyakit Paru-PAru , Dinas Kesehatan DKI Jaya (1969). Pada kesempatan inilah, Sulastomo memperoleh kesempatan mempelajari TBC, antara lain mengikuti pendidikan TBC di Recearch Institute of Tuberculosis, Tokyo, Jepang (1967), pendidikan tentang pemberantasan ... [selengkapnya]




Buku Sejenis Lainnya:
oleh Andrew Goss
Rp 150.000
Rp 127.500

Kepulauan Nusantara adalah surga untuk melakukan eksplorasi ilmiah. Para ilmuwan dari seluruh dunia pernah membuat penemuan penting di sana. ...  [selengkapnya]

oleh George Coedes, Louis-Charles Damais, Hermann Kulke, Pierre-Yves Manguin
Rp 75.000
Rp 63.750

Sriwijaya adalah kerajaan tertua di Indonesia yang membentangkan jaringannya dari India hingga ke Tiongkok, dalam bidang ekonomi maupun agama. ...  [selengkapnya]

oleh Soedjipto Abimanyu
Rp 160.000
Rp 136.000
Pastinya, orang-orang tak lagi asing dengan ramalan Jayabaya, yang meramalkan tentang para pemimpin negara Indonesia. Nah, ramalan Jayabaya itu ...  [selengkapnya]
oleh Emsan
Rp 45.000
Rp 38.250

Apa rahasia sukses Tiongkok sehingga menjadi raksasa Asia, bahkan dunia? dalam buku ini, diluas secara ...  [selengkapnya]


Lihat semua buku sejenis »




Advertisement