|
Sinopsis Buku: Kmanunggalan merupakan puncak dari proses penyederhanaan, dalam hal ini jiwa secara bertahap diisolasi dari hal-hal asing dengan dirinya sendiri, kecuali terhadap Allah. Kemanunggalan di sini tentu mencakup fana� dan baqa�, yakni kelenyapan yang diikuti kebadian atau kesinambungan dengan yang Nyata. Di antara keduanyalah terdapat dunia yag disebut Syekh Siti Jenar sebagai alam kematian. Mereka meninggal untuk dapat hidup dalam dan bersama Tuhan.
Akhir dan ujung perjalanan itulah tercapainya manunggaling kawula-Gusti yang dapat diumpamakan sebagai cermin dengan yang bercermin. Bayangan dalam cermin adalah kawula, dan cermin itu ibarat Tuhan. Buku ini memuat filsafat kemanunggalan milik Syekh Siti Jenar, di mana ungkapannya �Aku adalah Allah� telah mendatangkan kontroversi karena dinilai sebagai pernyataan penuhanan terhadap diri. Apa dan bagaimana sesungguhnya konsep kemanunggalan makrokosmos menurut Syekh Siti Jenar diurai dalam buku ini. Resensi Buku:
![]() ![]() ![]() ![]() ![]() oleh: Heru purwanto Q jd pngin lebih tau n pngin memiliki buku ini ![]() Buku Sejenis Lainnya:
![]() Advertisement |