|
|
|
Maaf, stock buku kosong atau out-of-print.
|
Demi Bangsaku: Pertentangan Sukarno vs Hatta

oleh: Wawan Tunggul Alam, SH > Sejarah
Penerbit : |
Gramedia Pustaka Utama |
Edisi : | Soft Cover |
ISBN : | 979220220X |
ISBN-13 : | 9789792202205 |
Tgl Penerbitan : | 2002-01-00 |
Bahasa : | Indonesia |
|
Halaman : | 15 |
Ukuran : | 150x230x0 mm |
|
Sinopsis Buku: Di tengah musim pancaroba, di mana kita sedang mencari format yang pas bagi kehidupan berbangasa, perlu sekali kiranya kita melongok kembali warisan para Bapak Bangsa kita, termasuk terbesar diantaranya adalah Bung Karno dan Bung Hatta. Dipersatukan oleh cita-cita yang sama, kedua tokoh ini memiliki konsep kehidupan bernegara yang sama sekali berbeda.
Buku ini memaparkan pertalian Bung Karno dan Bung Hatta yang merupakan sebuah siklus "dari dwitunggal", karena kedua tokoh besar ini masing-masing telah menjadi panji-panji, manjadi "dwitunggal", setelah keduanya bersatu dan menghilangkan segala perbedaan demi mencapai cita-cita bersama dan memimpin bangsanya memasuki pintu gerbang kemerdekaan. Tapi, akhirnya, perjalanan mereka harus berakhir dengan "dwitangal", setelah mereka saling tak sepahamm dalam banyak hal, seperti yang terjadi semula di masa pergerakan.Yang menarik dan mungkin justru merupakan pelajaran amat berharga bagi para politisi kita sekarang, ialah bahwa pertentangan itu tak menyangkut soal pribadi tanpa caci maki tanpa pergerahan massa apalagi anarkis."Jasmerah"! kata Bung Karno. "Jangan sekali kali melupakan sejarah! Kita bahkan bisa benyak belajar dari sejarah yang penuh pertentangan antara dua tokoh besar itu.
Resensi Buku:
Tentang Pengarang:
 Lahir di Jakarta, 6 September 1964. Setamat dari SMA Negeri 6 Jakarta, ia melanjutkan pendidikan ke Fakultas Hukum, UKI Jakarta, dan meraih gelar kesarjanaan pada 1988. Setelah itu, sempat mendirikan LKHI (Lembaga Konsultasi Hukum Indonesia). Memasuki dunia jurnalistik pada tahun 1990 sebagai wartawan di tabloid Monitor (Gramedia), pada tahun 1991 ia bekerja di tabloid Bintang Indonesia. Dunia ekonomi mulai dikenal setelah menjadi Redaktur di majalah ekonomi Prospek, 1995-1996. Sedangkan dunia perkotaan (metropolitan) mulai diselami sejak menjadi Redaktur di surat kabar harian metro Berita Yudha (manajemen baru non-ABRI), awal Januari 1996, kemudian kembali ke dunia ekonomi dengan menjadi Redaktur di majalah ekonomi Prospek (Jawa Pos Group), 1997-1998. Puncak karier jurnalistik dia raih ... [ selengkapnya]
|
Buku Sejenis Lainnya:
oleh Andrew Goss
Rp 150.000 Rp 127.500
Kepulauan Nusantara adalah surga untuk melakukan eksplorasi ilmiah. Para ilmuwan dari seluruh dunia pernah membuat penemuan penting di sana. ... [selengkapnya] | oleh George Coedes, Louis-Charles Damais, Hermann Kulke, Pierre-Yves Manguin
Rp 75.000 Rp 63.750
Sriwijaya adalah kerajaan tertua di Indonesia yang membentangkan jaringannya dari India hingga ke Tiongkok, dalam bidang ekonomi maupun agama. ... [selengkapnya] | oleh Soedjipto Abimanyu
Rp 160.000 Rp 136.000 Pastinya, orang-orang tak lagi asing dengan ramalan Jayabaya, yang meramalkan tentang para pemimpin negara Indonesia. Nah, ramalan Jayabaya itu ... [selengkapnya] | oleh Emsan
Rp 45.000 Rp 38.250
Apa rahasia sukses Tiongkok sehingga menjadi raksasa Asia, bahkan dunia? dalam buku ini, diluas secara ... [selengkapnya] |
Lihat semua buku sejenis »
 Advertisement
|
|