|
Sinopsis Buku: Apakah filsafat itu ? Apa yang dipersoalkannya ? Serta metode-metode apa yang digunakannya ? Adalah pertanyaan-pertanyaan yang muncul dalam benak seorang pemula dalam studi filsafat. Inilah yang mau dijawab dengan kehadiran buku ini, yang terutama ditujukan bagi semua orang yang berminat mengayun langkah, menapak jalan ke alam filsafat demi meningkatkan daya pikir kritis, logis dan sistematis, yang bebas dari segala bentuk perbudakan akal budi. Resensi Buku:
![]() ![]() ![]() ![]() ![]() oleh: Barry Junius Setidaknya kulit luar dari kacang di meja telah terbuka dengan mudahnya. Dengan kata lain, bahwa buku ini secara ringkas dan lugas telah mengupas sisi-sisi esensial daripada serambi pintu gerbang filsafat. Sangat pantas untuk menjadi penghuni koleksi di rak buku kita. ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() oleh: Erwin Karisna Putra ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() oleh: Nano Komunikasi UGM 2005 Buku �Pengantar Filsafat� ini terbagi menjadi empat bagian yaitu bagian perkenalan, cabang-cabang filsafat, filsafat khusus, dan metode-metode filsafat. Pada bagian pertama yaitu perkenalan, mula-mula penulis mengenalkan pembaca dengan berbagai pendapat dan pandangan tentang definisi filsafat. Mulai dari definisi filsafat secara etimologis sampai pemikiran para filsuf pra-Sokratik, Plato, Aristoteles (murid Plato), Rene Descartes (filsuf Perancis), William James (filsuf Amerika), dan R.F. Beerling. Menurut penulis, konsep atau gagasan dan definisi filsafat yang begitu banyak tidak perlu membingungkan, bahkan sebaliknya justru menunjukkan betapa luasnya samudera filsafat itu sehingga tidak terbatasi oleh sejumlah batasan yang akan mempersempit ruang gerak filsafat. Kemudian penjelasan tentang asal mula filsafat, sesungguhnya ada empat hal yang merangsang manusia untuk berfilsafat, yaitu ketakjuban, ketidakpuasan, hasrat bertanya, dan keraguan. Filsafat lahir di Yunani dan dikembangkan sejak awal abad ke-6 SM. Proses kelahiran filsafat itu membutuhkan waktu yang amat panjang. Filsafat yang pertama lahir adalah filsafat alam. Terdapat pula uraian tentang sifat-sifat dasar filsafat, yaitu berpikir radikal, mencari asas, memburu kebenaran, mencari kejelasan, dan berpikir rasional. Sesungguhnya, filsafat telah memerankan sedikitnya tiga peranan utama dalam sejarah pemikiran manusia, yaitu sebagai pendobrak, pembebas, dan pembimbing. Kegunaan filsafat juga dijelaskan dalam buku ini yaitu kegunaan filsafat bagi ilmu pengetahuan dan dalam kehidupan praktis. Bagian kedua dari buku ini membahas tentang cabang-cabang filsafat. Cabang-cabang filsafat yang dimaksud adalah bidang-bidang studi filsafat yang terbagi karena banyaknya masalah pokok yang harus dibahas dan dipecahkan oleh filsafat. Dipaparkan beberapa pembagian filsafat yang ditawarkan oleh para filsuf, seperti Aristoteles, Christian Wolff, Will Durant, para penulis ENSIE (Eerste Nederlandse Systematich Ingerichte Encyclopaedie), dan The World University Encyclopedia. Kemudian diuraikan enam cabang utama filsafat yang umum dipakai, yaitu epistemologi, metafisika, logika, etika, estetika, dan filsafat tentang berbagai disiplin ilmu. Pada bagian epistemologi, cabang filsafat yang bersangkut paut dengan teori pengetahuan, dipaparkan beberapa pokok persoalan dalam epistemologi yaitu definisi pengetahuan, sumber-sumber pengetahuan, tentang pengetahuan yang benar dan pasti dan kesahihan pengetahuan. Kemudian terdapat uraian tentang metafisika yang terbagi menjadi metafisika umum atau ontologi dan metafisika khusus (yang terdiri dari kosmologi, teologi metafisik, dan filsafat antropologi). Logika dijelaskan mulai dari hukum dasar logika, konsep dan term, proposisi, inferensi langsung, dan inferensi silogistis. Etika yang dibagi menjadi etika deskriptif, etika normatif, dan metaetika; diberi penjelasan tiap subbagiannya. Kemudian penjelasan cabang filsafat yang mempersoalkan seni (art) dan keindahan (beauty) yaitu estetika yang terbagi menjadi dua bagian: estetika deskriptif, dan estetika normatif. Berikutnya adalah filsafat khusus yang merupakan bagian ketiga dari buku ini. Filsafat khusus tentang berbagai disiplin ilmu pengetahuan ini lahir karena banyaknya pertanyaan yang diajukan pada berbagai bidang ilmu pengetahuan telah melampaui kompetensi bidang itu sendiri dan harus dimintakan jawabannya kepada filsafat. Buku ini mengulas beberapa filsafat khusus, diantaranya filsafat politik, filsafat hukum, filsafat agama, filsafat pendidikan, filsafat sejarah, filsafat bahasa, dan filsafat matematika. Pada bagian terakhir dari buku ini yaitu metode-metode filsafat, dibicarakan metode-metode yang pernah dikembangkan sepanjang sejarah filsafat, teristimewa yang memiliki pengaruh cukup kuat bagi perkembangan filsafat dan ilmu pengetahuan pada umumnya. Metode-metode filsafat yang dibahas adalah metode Zeno: Reductio ad Absurdum, metode Sokrates: Maieutik Dialektis Kritis Induktif, metode Plato: Deduktif Spekulatif Transendental, metode Aristoteles: Silogistis Deduktif, metode Plotinos: Kontemplatif-Mistis, metode Descartes: Skeptis, metode Bacon: Induktif, metode Eksistensialisme: Eksistensial, metode Fenomenologi: Fenomenologis, dan yang terakhir metode Analitik: Verifikasi dan Klarifikasi. Menurut saya, buku ini cukup mudah dimengerti oleh seorang pemula dalam bidang filsafat karena penyampaiannya yang jelas, lugas, serta pemakaian bahasa yang ringan. Tetapi penjelasan dalam buku ini terlalu singkat, ringkas, dan kurang disertai contoh-contoh sehingga pembahasannya kurang lengkap dan menyeluruh. terima kasih ^^ ![]() Buku Sejenis Lainnya:
![]() Advertisement |