|
Sinopsis Buku: Iori mendengar suara tangisan seorang perempuan yang tersayat-sayat.Ia ingin bangun, tapi tak bisa. Iori terperangkap dalam mimpi itu.Guci keramik yang sangat mahal harganya, berguling-guling jatuh di tangga kristal, nyaris menabrak patung harimau yang mengerikanwalaupun tanpa taringyang terletak di atas pilar jati di sudut ruangan. Guci itu hancur berkeping-keping menabrak tembok.Seorang bocah buta tiba-tiba masuk dan cepat-cepat berlari ke pecahan guci.Jangan kautangisi! bocah buta itu melirik ke arah Iori dengan mata putihnya yang menyala. Semua telah digariskan. Semua telah ditentukan waktunya, mata putih bocah itu menyala lagi. Kemudian ia membereskan pecahan guci dan menghilang begitu saja. Resensi Buku:
Buku Sejenis Lainnya:
![]() Advertisement |