|
1. | 
| | oleh Lan Fang
Rp 49.000 Rp 34.300 Pernah dimuat sebagai cerbung di Klasika KOMPAS.
Politisi identik dengan orang-orang ambisius dalam meraih kekuasaan. Tidak jarang dengan menghalalkan segala cara. Tetapi Yukio Hatoyama, perdana menteri Jepang yang mulai menjabat 16 September 2009 mempublikasikan filsafat yang sulit dipahami ... [selengkapnya]
|
|
2. | 
| | dan 21 tulisan lainnya oleh Lan Fang
Rp 35.000 Rp 29.750 Imlek tahun ini terasa begitu berbeda bila dibandingkan Imlek paefe tahun-tahun sebelumnya. Sebab, inilah Imlek pertama yang saya rayakan tanpa Gus Dur. Padahal, sangat banyak yang ingin saya ceritakan tentang kebahagiaan Imlek, tetapi sekarang saya tidak tahu Gus Dur berada di mana? Saya juga ... [selengkapnya]
|
|
3. | 
| | oleh Lan Fang
Rp 30.000 Rp 25.500 "Saya merasa kehilangan. Saya membaca semua novel karyanya. Bahkan salah satunya saya pakai latihan menerjemahkannya ke dalam bahasa Mandarin waktu saya sekolah di Tiongkok dulu. Lan Fang adalah satu di antara sedikit wanita yang menghasilkan karya sastra yang banyak."
- Dahlan Iskan - Menteri ... [selengkapnya]
|
|
4. | 
| | oleh Lan Fang
Rp 27.500 Rp 23.375 Yang Liu adalah ….
Obsesi!
Obsesi yang terwujud!
Obsesi tentang Yang Liu sudah mengendap 3 tahunan, ketika aku terpikat dengan Veven sp Wardhana yang sedang tergila-gila dengan Yang Liu – demikian ia mengandaikan seorang perempuan Cina. Rasanya tersanjung ... [selengkapnya]
|
|
5. | 
| | Kumpulan Puisi oleh Lan Fang *** Out of Print *** Dedikasi dan cinta Lan Fang pada sastra Indonesia tak diragukan lagi. Ia lebih memilih mencari nafkah dari menulis dibanding memanfaatkan gelar sarjana hukumnya. Dari karya-karyanya itulah dia merasa hidup.
Semangat pluralisme yang dimiliki Lan Fang mengantarnya menjadi semacam ikon. ... [selengkapnya]
|
|
6. | 
| | oleh Lan Fang *** Out of Print *** Demi ambisi Nanang Syam mengorbankan rencana perkawinannya dengan Ida, tunangannya, untuk menjalankan kontrak penebangan Hutan Bumban selama dua tahun. Tanpa disangka, ia mendapatkan kecelakaan sehingga harus kehilangan pergelangan tangan kanannya.
Ida akhirnya membatalkan pertunangan ... [selengkapnya]
|
|
7. | 
| | oleh Lan Fang *** Out of Print *** [selengkapnya]
|
|
8. | 
| | oleh Lan Fang *** Out of Print *** Martinus, Jakarta, Juli 2005
Ternyata memiliki Martina bukan sekedar membuat bangga, tetapi juga membuat miris. Ia nyaris sempurna seperti seorang peri di bawah matahari�. Ia berkilau. Aku redup. Ia cemerlang. Aku surup.
Namun, aku terlalu tinggi hati untuk mengaku.
�kamu pergi!� sentakku, ... [selengkapnya]
|
|
9. | 
| | oleh Lan Fang *** Out of Print *** Lan Fang cerpenis dan novelis asal Surabaya yang karya-karyanya sudah sering dimuat di media massa kali ini menerbitkan kumpulan cerpennya. Cerpen-cerpen yang ada di sini memiliki keragaman cerita. Ada yang pop dan sastra, kebanyakan pernah dimuat di berbagai koran dan majalah sejak tahun ... [selengkapnya]
|
|
10. | 
| | oleh Lan Fang *** Out of Print *** Selalu ada siang-malam, terang-gelap, hitam-putih, tertawa-menangis, itulah yang dilihat, didengar dan dirasakan setiap saat.
Entahlah itu benar atau salah.
Ketika ada petang di antara siang dan malam.
Ketika ada remang di antara terang dan gelap.
Ketika ada abu-abu di antara hitam dan ... [selengkapnya]
|
|