|
Sinopsis Buku: "Ya, kerinduan anakku, kerinduan yang membawa ayah ke mari, juga doa. Doa pun dikabulkan di alam sana sama seperti di bumi. Dan malam ini ayah terseret ke mari. Jangan tanya bagaimana caranya, karena ayah sendiri tidak tahu. Tadi ayah hanya seperti mengikuti cahaya. Dalam cahaya itu ayah melihat wayahmu. Sekarang, disinilah ayah berada. Cuma itu yang ayah tahu."
**** Betapa luas cakrawala kehidupan manusia, sehingga panca indera hanya sanggup mengenal sebagian kecilnya saja. Yang disebut "kematian" pun, adalah bagian dari kehidupan itu sendiri. Membaca kisah-kisah nyata dari Cheiro, membuat kita sadar bahwa sesungguhnya jiwa tak pernah mati. Ia bermanifestasi dalam berbagai bentuk fisik, namun keluasaan dan keabadiannya tak terbatasi oleh badan yang tak kekal. Cheiro memang unik. Pergaulan yang luas membawanya bertemu banyak macam orang, dari berbagai kalangan, di benua Eropa yang dikenal amat rasional - mereka, ternyata, tanpa kecuali memiliki pengalaman tentang "dunia yang lain." Ada cerita tentang Suster Cavell yang gagah berani, roh sahabat yang menepati janji, hantu "penjaga rumah" yang dapat bernegosiasi, hingga roh Frederick yang Agung, Raja Prusia yang datang untuk memperingatkan tentang Perang Dunia I. Resensi Buku:
Buku Sejenis Lainnya:
![]() Advertisement |