|
Sinopsis Buku: Setelah gempa Yogyakarta kehidupan saya minim sekali. Produksi berkurang banyak karena pemasaran produk saya 90% ke Yogyakarta. Keadaan ini berlangsung hinggga setahun setelah gempa. Namun, setelah di tayangkan di CABE RAWIT, pemirsa yang melihat, banyak yag langsung memesan dan membeli. Dalam satu bulan omzet saya naik hingga 50%. Order yang semakin banyak memaksa saya menambah dua orang karyawan lagi. Bisnis saya kembali bangkit dan banyak yang menawarkan kredit. Pemkab Magelang bahkan turut membantu memberikan alat pemotong kaleng.
- Bapak Kusnodin dari Magelang, Perajin Miniatur Satwa Berbahan Baku Limbah Kaleng. "Saat ini penayangan produk Lumintu di CABE RAWIT, puluhan telepon dan SMS terus masuk Padahal, sebelum diliput media, Produk-produk Lumintu yang dipamerkan melalui pameran-pameran kecil hanya dikenal di kalangan terbatas. Di antara penelepon ada yang berasal dari Canada, Australia, dan Belanda. Mereka melihat usaha saya nii melalui website liputan6.com. Selain membeli, banyak juga tawaran kerja sama dan undangan pelatihan ang datang , baik dari Jabotabek, dan dari luar daerah. Saya juga melakukan kerja sama dengan sekola-sekolah dan pergurunan tinggi. Kalau sebelumnya niat saya hanya ingin memberdayakan para lansia, kini ibu rumah tangga yang usianya jauh lebih muda pun mau ikut aktif memberdayakan limbah aluminium foil ini, Lumayan membantu perekonomian keluarga para ibu serentak memberikan alasan". - Slamaet Riyadi dari Tangerang, Pemilik Home Industry Lumintu, Daur Ulang Limbah Aluminium Foil. Resensi Buku:
Buku Sejenis Lainnya:
![]() Advertisement |