|
Sinopsis Buku: Setelah mengundurkan diri dari sekolah yang lama, Helena Grace melamar sebagai guru ke Global International School (GIS), sebuah institusi pendidikan yang mengadopsi kurikulum perlajaran dari Singapura. Di sekolah tempat berkumpulnya anak-anak pengusaha kaya kota Medan ini, Helena mendapat kenaikan gaji yang besar dan gengsi karena sebagian besar rekan gurunya berasal dari negara-negara Asia yang bertetangga dekat dengan Indonesia.
Sama sekali tidak diduganya bahwa di GIS banyak hal yang melemahkan batin, terutama berkaitan dengan tingkah laku murid-murid di sana. Murid-murid GIS yang berusia remaja adalah individu-individu yang sangat provokatif. Mereka bertindak semaunya di dalam kelas: tidur, mengobrol, menolak tugas, menentang guru secara aktif maupun pasif-tapi mengharapkan nilai-nilainya tetap bagus. Bahkan tampaknya Kepala Sekolah menutup mata dan telinga terhadap keadaan yang tidak seimbang tersebut. Helena mengajar bidang studi bahasa Indonesia untuk anak kelas dua dan tiga SMU, sekaligus menjadi pembina kelas 2-2. Pada tahun ajaran sebelumnya, GIS kehilangan tiga guru bahasa Indonesia akibat konspirasi kolektif yang dikoordinasi oleh dua pelajar paling semau gue di GIS. Resensi Buku:
Buku Sejenis Lainnya:
![]() Advertisement |