Cari berdasarkan:



Selebritis, Ramai-ramai Membidik Senayan
 








Selebritis, Ramai-ramai Membidik Senayan 
oleh: Yayat R. Cipasang
> Politik & Hukum » Sosial & Politik

List Price :   Rp 42.000
Your Price :    Rp 35.700 (15% OFF)
 
Penerbit :    Ufuk Press
Edisi :    Soft Cover
ISBN-13 :    9789791819343
Tgl Penerbitan :    2009-00-00
Bahasa :    Indonesia
 
Halaman :    140
Ukuran :    0x0x0 mm
Sinopsis Buku:
Kehadiran caleg artis atau pesohor alias selebritas di dunia politik selalu mengundang kontroversi untuk pengganti kata sinisme yang terlalu kasar. Kenapa sinisme?

Penulis melihat terutama dari kalangan kampus, akademisi, pengamat politik dan para aktivis yang mengaku cerdik pandai, kerap memandang pesohor pukul rata sebagai sosok seronok, jual tampang, tidak serius, dan tak punya kemampuan analisis.

Kehadiran buku-bukuan ini, karena lagi-lagi akademisi selalu menganggap 'buku' itu adalah kitab yang sulit dicerna, cukup rumit, babon, diharapkan dapat meluruskan paradigma para cerdik pandai tentang sosok selebritas.

Penulis juga perlu menekankan selebritas itu tidak hanya pemeran sinetron atau pelakon di opera sabun dan acara lawakan slapstick.

Mereka itu beragam profesi seperti pengamat bola, anchor, model, penyanyi, pemain film layar lebar, pelawak, pengamat telematika dan novelis.

Pada Pemilu 2009 ini sedikitnya 63 selebritas bakal bertarung untuk sampai ke Senayan. Mereka berkampanye dengan berbagai cara, kendati sebenarnya mereka sudah memiliki investasi dan modal sosial berupa popularitas yang tidak sedikit dibangun dengan darah, keringat, dan airmata.

Para selebritas ini sangat percaya bahwa pemilih atau konstituen sangat cerdas. Mereka tidak cukup hanya mengandalkan popularitas. Mereka juga harus dekat, berkesan, berempati dan diperlukan oleh konstituennya. Ini tidak ringan.

Jadi kalau masih ada yang menganggap caleg artis hanya sekadar vote getter, pendapat itu sangat terbuka untuk diperdebatkan. Pun, di antara selebritas itu sangat mumpuni dalam bidangnya.

Ambil contoh novelis muda Nova Riyanti Yusuf yang sehari-hari sebagai dokter psikiatri dan praktik di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Marissa Haque, doktor hukum lingkungan dari Institut Pertanian Bogor, Ikang Fawzi yang pengusaha properti dan komisaris rumah sakit ternama, Tantowi Yahya yang menguasai budaya internasional, Meutya Hafid sebagai jurnalis, serta Roy Suryo pengamat telematika.

Kehadiran selebritas dalam pentas politik ini adalah sebuah oase di tengah kecenderungan para politisi karier/ideologis jadi broker, akademisi korup, dan aktivis komprador.

Selebritas tidak hanya akan membuat Senayan wangi tetapi juga akan membuat Indonesia berwarna dan demokratis.

Buku ini hanya memuat 20 selebritas di bawah usia 50 tahun, dan sosok serta pendapat mereka ini bisa menjadi representasi para pesohor secara keseluruhan.




Resensi Buku:



Buku Sejenis Lainnya:
Globalisasi Dan Masa Depan Kekayaan Alam Indonesia
oleh Wahyuni Refi
Rp 45.000
Rp 38.250
  [selengkapnya]
Suatu Telaah Ekonomi Politik
oleh Widigdo Sukarman
Rp 50.000
Rp 42.500

Buku Liberalisasi Perbankan Indonesia ini merupakan telaah ekonomi-politik terhadap kebijakan Paket Juni (Pakjun) 1983 dan Paket Oktober ...  [selengkapnya]

oleh Kompasiana
Rp 54.800
Rp 46.580

Hadirnya Jokowi telah menyumbang nuansa baru di dunia politik Indonesia, terlebih ketika dia mencalonkan diri sebagai capres. Begitu pula sosok ...  [selengkapnya]

oleh Nasihin Masha
Rp 63.000
Rp 53.550
Kita harus kembali kepada jati diri sebagai Bangsa Pemenang. Tak ada kata kalah dalam kamus Bangsa Indonesia.

 “Seorang ...  [selengkapnya]


Lihat semua buku sejenis »




Advertisement