|
Sinopsis Buku: "Misteri Puncak Ararat, membawa terbang imajinasi saya ke dunia yang jauh dari hari-hari yang saya lewati. Novel yang sangat layak kita miliki." Opick-Tomboati
Membaca novel ini seperti masuk dalam dua petualangan sekaligus; petualangan indah menelusuri daerah-daerah eksotik sekaligus memasuki pengalaman keimanan untuk mencari bahtera Nuh sesungguhnya. Dengan rasa mencekam dan cerita cinta yang tak pernah putus. M. Abduh Aziz, Produser Film Indonesia �Membaca novel ini, saya seperti membuka lembar demi lembar ensiklopedi peradaban. Berbagai kemelut sejarah, romantisme cinta, dan perjuangan hidup lengkap disuguhkan oleh penulisnya dengan bahasa mudah dan mengena. Salut!� Aguk Irawan MN, Penyair dan Pengamat Dunia Timur Tengah Bagi Dino, pendaki tulen, Ararat salah satu dari empat gunung tertinggi dunia di perbatasan Turki adalah gunung yang puncaknya bakal menjadi tiket bagi puncak impiannya, menaklukkan Himalaya. Tapi siapa sangka bagi gerilyawan Kurdi, Ararat adalah benteng akhir perlawanan terhadap pemerintah Turki. Apalagi bagi Milisi Tamanin, kelompok tradisonal yang mempercayai diri sebagai keturunan Nuh as dan penjaga suci Bahtera Nuh as, Ararat adalah segala-galanya. Di Bandung Esa dan Nisa begitu terkejut mendengar kabar lenyapnya Dino bersama seluruh tim pendaki lainnya. Mereka pun terbang dan Esa rela menjadi pendaki dadakan demi mencari dan menyelamatkan adik iparnya itu. Bagaimana Esa, bersama seorang pejuang Kurdi dan seorang wartawan gigih, melewati berbagai kendala dan teror untuk mendaki Ararat itu menjadi titik awal bagi tersingkapnya tabir dari lorong-lorong misterius ke Arah Bahtera Nuh as. Di bawah ancaman desingan peluru dan gigitan salju, mereka terus bergulat menembus teka-teki yang seakan tak berujung. Namun, betulkah bahtera Nuh as itu masih utuh terpelihara di bawah permukaan puncak Ararat? Dan, betulkah bahtera itu merupakan pusat rahasia yang dapat meneropong segala rahasia termasuk keberadaan harta karun Sulaiman as? Resensi Buku:
Buku Sejenis Lainnya:
![]() Advertisement |