Cari berdasarkan:



Sebutir Kepala & Seekor Kucing
 








Sebutir Kepala & Seekor Kucing 
oleh: Ahmadun Yosi Herfanda
> Religius » Islam » Novel

List Price :   Rp 20.900
Your Price :    Rp 17.765 (15% OFF)
 
Penerbit :    Embun Publishing (K)
Edisi :    Soft Cover
Tgl Penerbitan :    0000-00-00
Bahasa :    Indonesia
 
Ukuran :    0x0x0 mm
Sinopsis Buku:
Dalam menulis cerpen, AYH banyak memakai pendekatan humanisme-religius dalam gaya realis dan surealis, serta kadang-kadang ironistik dan karikatural. Meskipun, ada juga cerpen-cerpennya yang bergaya romantisme-religius. Dalam buku ini bahkan, ada juga yang berkesan religius-sentimental, yakni Pertobatan Aryati, yang sebenarnya memiliki semangat sufistik: semangat untuk menghadap Tuhan setulusnya tanpa embel-embel apapun.

Gaya surealistik dapat Anda temukan pada cerpen Kepala Profesor dan Sebutir Kepala dan Seekor Kucing. Mungkin, cerpen ini akan mengingatkan pembaca pada gaya Putu Wijaya dengan cerpen-cerpen 'teror mental'-nya. Tapi, AYH mencoba untuk lebih 'maju' dengan sentuhan sains dan visi futuristik pada Kepala Profesor serta ironi-simbolistik pada Sebutir Kepala dan Seekor Kucing - cerpen ini pernah dipuji oleh almarhum HB Jassin dan beliaulah yang meng-acc-nya untuk dimuat di Majalah Sastra Horison.

Gaya ironi juga ada pada cerpen Ngidam Sang Istri, Arisan, Konglomerat Salimin, Wangsit Pak Lurah, Mati Tertawa dan Luapan Cinta untuk Kampret. Namun, pada Wangsit Pak Lurah, Mati Tertawa dan Luapan Cinta untuk Kampret lebih terasa gaya simbolik-karikaturalnya. Sementara, cerpen-cerpen Ombak Berdansa di Luquisa, Puntung Berasap, Pistol, Perempuan yang Menghunus Pisau, Tragedi Tengah Malam dan Masjid Terakhir, lebih bergaya realis, yang mengandalkan permainan karakter dan konflik antara tokoh-tokohnya. Namun, tetap bermuatan 'sindiran sosial' yang kental.

Gaya cerpen AYH dalam buku ini memang cukup beragam, sejak realis sampai surealis. Sebagai cerpenis, AYH memang tidak ingin mengkotakkan diri hanya ke dalam gaya cerpen tertentu saja. Sebab, baginya beragam tema dan serakan persoalan di masyarakat, sering tidak dapat dipaksa untuk dikemas ke dalam satu gaya cerpen tertentu saja.




Resensi Buku:



Buku Sejenis Lainnya:
oleh Mae
Rp 35.000
Rp 29.750
Nirleka memiliki sebuah impin, impian yang selalu datang dalam hari-harinya. Ia tak mau menyerah pada kenyataan hidup yang pahit, ia berjuang untuk ...  [selengkapnya]
oleh Desni Intan Suri
Rp 59.800
Rp 50.830

Chintiya Rubert diutus oleh ibunya, Friska Aisyaharni, untuk menemui neneknya di Ampek Angkek, Sumatra Barat. Misi Chintiya adalah meminta ...  [selengkapnya]

oleh Hilma Triesnanda
Rp 44.800
Rp 38.080

Dulu aku menyukai langit karena aku merasa langit adil. Tidak pernah membeda-bedakan siapa pun yang memandangnya. Ia tetap menampakkan hal yang ...  [selengkapnya]

oleh Fitri Handayani
Rp 59.800
Rp 50.830

Syahla Azura berkeinginan menikah dengan mahar hafalan Surat Ar-Rahman. Bagi Syahla, Surat Ar-Rahman adalah syair cinta dari surga. ...  [selengkapnya]


Lihat semua buku sejenis »




Advertisement