Cari berdasarkan:



The Forgotten Massacre
 








The Forgotten Massacre 
Persahabatan dan Cinta di Tengah Tragedi G-30-S PKI
oleh: Peer Holm Jorgensen
> Fiksi » Drama

List Price :   Rp 59.000
Your Price :    Rp 50.150 (15% OFF)
 
Penerbit :    Qanita (Mizan Group)
Edisi :    Soft Cover
ISBN-13 :    2000019004615
Tgl Penerbitan :    2009-06-00
Bahasa :    Indonesia
 
Halaman :    452
Ukuran :    130x200x20 mm
Berat :    326 gram
Sinopsis Buku:
“Novel ini mengajak kita membaca Tragedi 1965 melalui kacamata penulis Eropa. Sesuatu yang masih langka.” –Noorca M. Massardi, pengarang/pewarta

Kasper berdiri mematung.
Jadi desas-desus mengenai kebrutalan tak kenal ampun itu benar.
Dia menatap lelaki di hadapannya.
Lelaki itu membalas tatapan Kasper dengan tenang.
“Mereka bersimpati terhadap Komunis,” katanya.
Dia mengangkat bahu dengan menyesal.
“Maaf.” Lelaki yang lain mengangkat tangan ke tenggorokan.
Bukan untuk menyumpah, tapi untuk mengisyaratkan cara memisahkan
kepala dari tubuh dengan mudah.

Jakarta, September 1965. Kapal kargo tempat Kasper, seorang pemuda Denmark, bekerja sebagai asisten koki berlabuh di Tanjung Priok. Selama berada di sana, Kasper menjalin persahabatan dengan banyak pelaut dari berbagai bangsa. Dia bahkan terlibat dalam hubungan cinta segitiga dengan seorang gadis blasteran Belanda-Padang. Semuanya tampak normal, sampai Kasper sadar bahwa dia berada pada waktu dan tempat yang salah.

Saat itu adalah salah satu periode kelam dalam sejarah Indonesia. Setelah peristiwa penculikan dan pembunuhan para jenderal TNI, Partai Komunis Indonesia (PKI) dituding sebagai dalang kudeta terhadap Presiden Sukarno. Ratusan ribu orang yang dianggap sebagai anggota dan simpatisan PKI pun ditangkap, dipenjarakan, dan bahkan dibunuh. Dan Kasper terjebak di tengah tragedi berdarah yang disutradarai oleh CIA itu.

The Forgotten Massacre ditulis berdasarkan pengalaman pribadi seorang Denmark yang secara kebetulan menyaksikan pembantaian berdarah itu. Novel ini mengajak kita memandang tragedi G-30-S PKI dari kacamata orang asing dan dari sisi yang lebih humanis.

”Mungkin kami memang terlibat dalam peristiwa itu. Saya sudah lupa ....”—William Colby, Direktur CIA Divisi Asia Tenggara periode 1962-67, diucapkan pada 1990

“Novel ini adalah pengalaman pribadi tentang harapan, mimpi, dan cinta seorang anak muda, yang percaya bahwa semua orang pada dasarnya baik, sampai terbukti sebaliknya. Peer Holm Jorgensen menulis novel suspense yang tak akan Anda sisihkan sampai Anda selesai membacanya. –Marianne Dyhrberg Cornett, Nordjyske, Denmark.




Resensi Buku:



Buku Sejenis Lainnya:
oleh Rizka Amalia
Rp 49.000
Rp 41.650
An selalu terganggu dengan sikap ayahnya yang seolah membencinya. Apa gara-gara An ...  [selengkapnya]
oleh A.H. Igama
Rp 35.000
Rp 28.000
KREEEKKK!
 
Kotak musik tua itu terbuka. Berbarengan dengan boneka kecil yang keluar, terdengar sebuah lagu mengalun. Iramanya ...  [selengkapnya]
oleh Yuli Badawi , Hermawan Aksan
Rp 69.000
Rp 58.650
Tidak semua orang pernah ditawari merawat bayi orang lain
Namun, itulah yang dialami Yuli. Bukan hanya sekali, tetapi lima ...  [selengkapnya]
oleh Jodi Picoult
Rp 101.000
Rp 85.850
Setiap orangtua hanya berharap bisa mendapat bayi yang sehat. Demikian pula dengan Charlotte dan Sean O Keefe. Namun, kenyatannya tidak begitu. Di ...  [selengkapnya]


Lihat semua buku sejenis »




Advertisement