|
Sinopsis Buku: Suatu ketika, shahabat Handhalah merasa dirinya telah menjadi munafik. Hal itu karena saat bersama Nabi saw, serta diingatkan tentang neraka dan surga, seakan-akan ia melihatnya secara langsung. Tapi, setelah berkumpul dengan anak istri, ia langsung melupakannya. Lalu, bagaimana dengan kita?
Kondisi hati memang sering berbolak-balik. Jika istiqamah dengan aturan Allah, ia akan menjadi pintu segala kebaikan. Sebaliknya, jika menyeleweng dari perintah Allah, ia akan menjadi pintu segala kejahatan. Karena itu, menjaga hati agar tetap bersih dan selamat dari penyakit syubhat dan syahwat adalah sebuah keniscayaan. Bukankah �hati yang selamat� akan menghindarkan pemiliknya dari siksa akhirat? Bagaimana agar hati selalu terikat dengan akhirat sehingga ibadah menjadi giat? Dalam buku ini, Mahmud Al-Misri, penulis dan ulama dari Timur Tengah, mengaktifkan hati Anda supaya mudah menangkap sinyal akhirat. Panduan amal-amal shaleh�baik amal hati maupun amal badan�di dalamnya, akan membuat hati ini dekat dengan akhirat. Resensi Buku:
Buku Sejenis Lainnya:
![]() Advertisement |