|
Sinopsis Buku: Ketika berbagai tuntunan dan syarat doa dipenuhi dan dilakukan, mungkinkah doa-doa yang terucap itu tertolak? Mungkinkah Allah Swt. Tidak mengabulkan doa yang telah disampaikan secara tulus dan bersih? Perhatikanlah dialog antara Saad bin Abi Waqqas dengan Rasulullah Saw. Suatu kali Saad datang menghadap kepada Rasulullah. Saad merasa dirinya sudah lama bernunajat kepada Allah, namun keinginannya tak kunjung dikabulkan.
Dengan hati nelangsa, Saad melaporkan kegundahan hatinya. "Ya, Rasulullah Saw., aku telah berdoa, tetapi tak kunjung dikabulkan juga. Adakah gerangan yang salah?" Rasulullah pun menjawab,"Hai Saad, hindarkanlah makanan haram. Ketahuilah, setiap perut yang diisi dengan sesuatu yang haram, sekalipun hanya sesuap nasi, maka doanya ditolak selama 40 hari." Dalam kehidupan yang serba modern ini, mungkin kita pernah mengalami keadaan sebagaimana yang dirasakan Saad. Merasa doa kita belum dikabulkan Allah Swt. Introspeksilah, mengapa doa-doa kita tak kunjung terkabul? Buku ini mengajak Anda merenungi hakikat dan manfaat doa sekaligus mencari jawaban mengapa doa kita acapkali belum terkabul. Resensi Buku:
Buku Sejenis Lainnya:
![]() Advertisement |