|
Sinopsis Buku: Hari ini adalah hari di mana manusia riuh dalam gelombang popularitas. Memberikan sumbangan dengan mengundang wartawan, baik cetak maupun elektronik telah menjadi fenomena. Bahkan banyak orang yang melakukan manuver, trik, dan cara-cara nyeleneh hanya agar menjadi tokoh yang populer.
Kondisi ini juga melanda banyak da�i yang latah ingin menjadi manusia manusia kondang. Sehingga di sekelilingnya ktia meruyak penyakit riya, sum�ah, gemar pujian, ingin tenar, dan lain-lain. Seakan perilaku manusia tak terjamah oleh tatapan Allah. Beragam amal kebajikan banyak dilakukan , namun semua itu mirip batu besar yang ditimpa hujan lebat sehingga bersih dan licin, dan tak menyisakan tanah sedikitpun. Artinya, tidak meninggalkan nilai setitik pun di sisi Allah. Akibatnya, beramal karena mencari ridha Allah menjadi susah sekali. Padahal di situlah kunci kesuksesan manusia, baik di dunia maupun di akhirat. Maka di sinilah peran berharga yang disumbangkan buku ini. Narasi kehidupan orang-orang terbaik yang enggan popularitas da hanya mengharapkan ridha Allah menjadi kupasan utama dalam buku ini. Isi kupasannya menjadi sugesti yang tiada habis dalam memancangkan dan membersihkan niat kita. Dengan mengingat mereka, hati pun kembali hidup dan berbinar. Resensi Buku:
Buku Sejenis Lainnya:
![]() Advertisement |