|
Sinopsis Buku: Laura Patterson belajar sejarah seni di Roma. Ia memutuskan mulai sekarang hanya akan berkencan dengan pria yang pintar memasak.
Tommaso Massi, tampan dan jago merayu, mengatakan pada Laura bahwa ia chef di salah satu restoran terbaik di Italia. Padahal sebetulnya, ia hanya pelayan biasa. Teman baiknya, Bruno. Dialah yang chef, yang kemudian dimintai bantuan. Namun ketika ia juga jatuh cinta pada Laura, masalah pun timbul�. �Buku yang fantastis� membuat kita serasa berada di Italia.� ---Jamie Oliver �Menceritakan pemandangan, aroma, dan rasa Italia dalam prosa yang sensual�.� ---People ��teks yang setiap halamannya menyebabkan kita bisa membayangkan pelosok-pelosok Roma.� ---The Times Resensi Buku:
![]() ![]() ![]() ![]() ![]() oleh: Puji Wijianingsih yummy..!!! baca buku ini jadi sadar..ternyata bukan cuma orang Indonesia aja yang doyan makan jeroan ternyata orang Italia juga..suka.. dibuku ini dijelaskan sebabnya.. sekilas diliat dari bentuk fisiknya, buku ini mirip sama Chicklit..tapi ternyata bukan!! ditulis oleh seorang yang benar-benar paham soal kuliner aku.. haha.. dan adegan 'panas'nya yang tak kalah seru dari resep-resep kuliner yang tersaji di buku ini..oiya..satu lagi! kopi luwak juga disebut-sebut dalam buku ini.. ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() oleh: Indanavetta Putri Surprised myself that I'm enjoying this book so much. Ditulis dari sudut pandang laki-laki (cmiiw) sebenarnya agak aneh karena novel ini ga pure romantic, detail yang sangat mendalam tentang resto mewah dan hirarki dalam chef world, dan jelas Anthony Capella adalah pecinta makanan karena sangat jelas dari buku-bukunya bahwa novel ini lebih menekankan tentang masakan daripada drama-nya, cocok dibaca oleh semua pecinta makanan, and myself find out that Italy not just about pizza dan pasta..Sayang endingnya terasa dipaksakan dan terlalu cepat, khas penulis pria dalam menulis adegan romantis. ![]() Buku Sejenis Lainnya:
![]() Advertisement |