Cari berdasarkan:



Invisible Trade
 


Maaf, stock buku kosong atau out-of-print.


Invisible Trade 
oleh: Gerrie Lim
> Current Affairs & Reportage
> Humanitas

Penerbit :    Gagas Media
ISBN :    9793600896
ISBN-13 :    9789793600895
Tgl Penerbitan :    2005-00-00
Bahasa :    Indonesia
 
Halaman :    viii + 250 hlm
Ukuran :    0x0x0 mm
Sinopsis Buku:
Pada akhirnya, setelah tiga puluh tahun penghindaran saya dari Ibukota, buku ini memulihkan keyakinan saya pada karakter Singapura dan memberikan saya alasan-alasan untuk kembali.

Pintar, lucu dan memabukkan! Siapa yang tahu kalau seks di Singapura bisa semenarik ini?
Ketika seorang pria petualang-ambisius bernama Sir Thomas Stamford Raffles menemukan Asia Tenggara yang kecil ini pada tahun 1819, dan mengklaim pulau itu sebagai milik kerajaan Inggris, dia mengimpikan Singapura secara geogralis sebagai pintu gerbang antara Timur dan Barat. Dewasa ini sebagai sebuah ibukota yang mandiri, Singapura diperhitungkan sebagai sebuah keajaiban ekonomi Asia.

Masih merupakan persimpangan yang strategis, tapi posisinya pada peta juga menyimpan status blue-chip pada industri seks internasional. Stabilnya arus masuk para pengunjung bisnis telah menghadirkan sebuah dunia mengambang yang dibicarakan sebagian kalangan, di mana escort-escort cantik dan berbagai negara menawarkan hubungan pertemanan yang diam-diam dengan suatu harga, suatu hal yang tidak biasanya dijajakan di dalam bar dan rumah-rumah pelacuran diAsia.
Penulis Gerrie Lim menyelidiki fenomena ini dan memperoleh akses ke dunia rahasia para pekerja seks bertarif tinggi. Hasilnya adalah sebuah rangkaian seri potret-potret yang secara lugas menawarkan wawasan mengenai area luar biasa ini dalam perdagangan modern.

Subjek-subjeknya adalah perempuan-perempuan boros yang dianugerahi uang dan hadiah-hadiah. Beberapa perbedaan dari jalur yang sering dilalui untuk melakukan pelayanan seks yang aneh termasuk mencambuk, memukul bagian pantat, cewek-cewek diterbangkan ke tempat-tempat peristirahatan yang eksotik untuk menemani para lelaki yang siap menghamburkan uang. Dia juga memasuki daerah berbayang para escort lelaki gay dan hostes-hostes karaoke yang memperlihatkan tantangan pada norma-norma sosial dan mempertanyakan asumsi-asumsi yang dibuat tentang pilihan-pilihan karir mereka. Hasilnya adalah sebuah karya yang mempesona dan pengamatan kultural, sebuah suara literatur yang fasih dan tempat yang menguntungkan.




Resensi Buku:



Buku Sejenis Lainnya:
oleh Prof. Dr. Andi Alimuddin Unde, M. Si.
Rp 52.000
Rp 44.200

Secara ...  [selengkapnya]

oleh Trias Kuncahyono
Rp 43.000
Rp 36.550
  [selengkapnya]
92 Pulau Terluar Indonesia
oleh Wanadri dan Rumah Nusantara
Rp 400.000
Rp 280.000
Mengenal Tanahair! Sudah selayaknya pemilik rumah mengenal tempat tinggalnya sampai batas pagar dengan tetangga sebelah. Dengan 17.504 pulau, ...  [selengkapnya]
oleh Bianpoen
Rp 75.000
Rp 63.750
Kumpulan tulisan ini meliputi kurun waktu 33 tahun (1976-2009) dan berfokus pada lingkungan hidup perkotaan, khususnya Jakarta. Alam perkotaan ...  [selengkapnya]


Lihat semua buku sejenis »




Advertisement