|
Sinopsis Buku: "Bagaimana bisa memahami kegilaan, kalau kita tidak masuk ke dalam lingkaran kegilaan itu sendiri?"Alkisah, ada satu keluarga yang hidup tenang di sebuah istana. Tapi pada suatu hari, Ario -- kepala keluarga itu -- merasa dirinya Kaisar Dasamuka. Maka, ketenangan pun berubah menjadi kegelisahan. Ario duduk di takhta, berperilaku persis Dasamuka, menjalankan roda pemerintahan, dan menyebut anggota keluarga dengan nama-nama wayang.Kaisar Dasamuka tergolong penguasa yang gemar bikin proyek-proyek, yang katanya demi kesejahteraan rakyat. Salah satu proyek utamanya adalah MCK (Mandi Cuci - Kakus) Center. Dia juga membentuk Lembaga Marah Dasamuka yang bertugas menyensor kemarahan agar tak menganggu stabilitas dan kekuasaan Kaisar. Tapi pembangkangan timbul di mana-mana, bagai jerawat tumbuh di wajah para remaja.Pada suatu hari, datang dua petugas museum berniat mensurvei istana Ario yang antik dan bersejarah. Ario menganggap kedua petugas itu sebagai Hanoman dan Hanggada yang mesti ditangkap. Dalam kisah Ramayana, Hanoman sebagai utusan Ramawijaya yang bertugas menyelidiki; apakah Dewi Sinta masih setia kepada sang suami atau sudah ternoda oleh Dasamuka. Hanoman lalu dibakar di alun-alun, namun tak mempan berkat kesaktiannya. Dia malah menyulut huru-hara dan membakar istana Dasamuka. Ario ingin mewujudkan alur pakem kisah. Jadi, Hanoman harus dibakar, kemudian membakar istana! Yang berarti, istana Ario-lah yang harus dilahap api!Terbakarlah istana milik Ario? Ikuti kisah kegilaan Ario dalam sandiwara MAAF MAAF MAAF Resensi Buku:
Buku Sejenis Lainnya:
![]() Advertisement |