|
Sinopsis Buku:
Keadaan ini sangat ironis, mengingat banyak peradaban yang telah menetapkan sistem penanggalan terpadu, termasuk bangsa Sumeria selama hampir 6000 tahun yang lalu. Keadaan semakin parah karena ketiadaan sistem penanggalan terpadu mengakibatkan umat Islam terkotak-kotak dalam menentukan awal bulan qamariah, bahkan tahun 1428 H yang lalu, dapat terjadi empat awal bulan yang berbeda. Untuk itu, mutlak dibutuhkan sebuah penanggalan yang dapat menjadi pemecah masalah umat Islam di dunia saat ini. Tentu timbul pertanyaan, mengapa peradaban Islam dalam usia mendekati 1500 tahun ini belum dapat membuat sebuah sistem penanggalan terpadu yang dapat dijadikan rujukan utama dan satu-satunya oleh umat Islam sebagai pedoman waktu? Akankah kita membiarkan peradaban Islam terus berada dalam keadaan sebuah penanggalan yang integratif dan unifikatif? Ataukah peradaban tanpa penanggalan adalah pilihan kita? Resensi Buku:
Buku Sejenis Lainnya:
![]() Advertisement |