|
Sinopsis Buku:
Selama hari-hari tergelap Revolusi Budaya, Love Liu yang berumur 12 tahun bertanya-tanya seperti apa kehidupan di luar Xinjiang, wilayah terpencil di barat laut China. Di sini keselarasan dijunjung tinggi melebihi segalanya, dan kecurigaan mewarnai setiap interaksi dengan tetangga, teman sekelas, bahkan sahabat. Ke dalam atmosfer yang mencekik ini datanglah seorang guru dari Shanghai jangkung, elegan, dan mengepit kamus bahasa Inggris. Dengan adanya kamus itu, Love Liu berpaling kepada Second Prize Wang untuk mencari jawaban atas berbagai pertanyaan tentang cinta dan kehidupan, dan dunia yang benar-benar baru terbuka untuknya. Teman-teman sekelasnya yang cerdas juga menemukan harapan dalam bahasa Inggris yang asing dan menggoda. Tapi di tengah atmosfer yang penuh penghakiman dan tuduh-menuduh, guru mereka dianggap berakhlak buruk, sementara ucapan tak sengaja bisa menghabisi nyawa orang. Impian mereka pun menghadapi ujian yang lebih menantang ketimbang ujian di ruang kelas. *** "Pertemanan sejati seorang remaja dengan guru bahasa Inggris-nya, sangat menyentuh indahnya; penggambaran kaum intelektual pada periode tersebut benar-benar tajam. Saya sangat merekomendasikannya." - MO YAN; penulis Red Sorghum Resensi Buku:
Buku Sejenis Lainnya:
![]() Advertisement |