|
Sinopsis Buku: Apa jadinya jika seorang pemuda muslim menjalin hubungan dengan seorang gadis Buddha? Terlebih, hubungan ini terjadi di Arakan, Myanmar? Sebuah kawasan yang selalu membara oleh konflik komunal antara komunitas muslim dengan komunitas Buddha. Jahid Zew Oo, putra tokoh muslim, dan Mya Htike, utrid kepala biara, hanya dapat melewatkan malam-malam penuh gejolak kerinduan melalui sambungan udara. Getar-getar perasaan yang tak dapat dibendung lagi membuat keduanya nekat meneruskan hubungan yang mereka tahu akan sangat sulit itu, meski harus diam-diam, meski Zew Oo harus menjalani perang dingin dengan ayahnya, meski Mya Htike harus hidup dalam pengawasan kakak serta teman masa kecil yang juga menaruh hati padanya: Watha Hlwe. Namun, aktivitas Zew Oo dengan sanggar pengetahuannya yang mulai dicurigai pemerintah, Mya Htike yang dipaksa bertunangan dengan Watha Hlwe, hingga konflik kedua kelompok yang semakin memanas, menempatkan hubungan keduanya di ambang perpisahan! Sebuah roman berbalut konflik komunal yang menawan, menghadirkan imajinasi sebuah kelompok yang memiliki tanah dengan kekayaan sumber alam namun tak memiliki bumi tempat bernaung. Selamat membaca! Resensi Buku:
Buku Sejenis Lainnya:
![]() Advertisement |