|
Sinopsis Buku: Sebuah cerita cinta yang terjalin antara Teta, seorang gadis biasa asal Wonosobo dengan Kim Young Bun, seorang pemuda dari negeri ginseng Korea. Mereka teman sekelas yang pada awalnya saling membenci. Kim memandang sinis Teta yang hanya pendidikannya bergantung dengan beasiswa Tetapi hujan mencairkan kebekuan di antara mereka Di bawah naungan payung, mereka pun memiliki kenangan yang begitu dalam. Hubungan keduanya berjalan tak begitu mulus karena ada Yun Ji yang mengaku dirinya sudah dijodohkan dengan Kim sejak kecil. Selain itu, Yun Ji adalah owner lembaga bimbel di mana Teta ingin mengajar. Teta harus memilih, bekerja sebagai pengajar atau tetap mempertahankan cintanya. Akhirnya, Teta memilih menjadi pengajar dan melupakan Kim. Lagi pula, Kim ternyata punya orang lain yang disayanginya. Waktu bergulir dan kisah lama keduanya yang pernah terlupakan, mulai bersemi kembali meski Kim dihadapkan dengan sebuah penyakit yang mulai menggerogoti kepalanya. ------------------------------------------------- Kim Danessi, lahir di Banyumas, 10 Desember 1986 dan menamatkan studinya di sana. Ia tercatat sebagai mahasiswa FIB jurusan Sastra Indonesia, Universitas Diponegoro. Pertengahan 2009, ia direkrut sebuah production house di Jakarta menjadi asisten scriptwriter untuk mengerjakan skenario striping. Kini, ia menghabiskan waktu untuk menulis. Novel-novelnya antara lain: Big Hug Big Smile, Loverdosis, Bidadari Kirmizi, dan Lost In Gwangju. Blog: peloporwriterpreneur.blogspot.com, YM: [email protected]. Resensi Buku:
Buku Sejenis Lainnya:
![]() Advertisement |