|
Sinopsis Buku: Tadinya, musim panas selalu muram. Lalu, dia datang dengan senyumnya yang indah. ketika waktu mendamba detik-detik yang hangat dari matanya. Entah bagaimana, hati Katya begitu dingin ketika menepis uluran tangan dari laki-laki itu. Kesepian pun menghantamnya. Sepanjang La Rambla, angin menepi. Sayap-sayapnya membawa Katya menari di antara pilar-pilar Gothic Quarter yang sunyi. Membangkitkan rindu kepadanya, seperti ombak kepada pantai yang menunggu. Maka, di sinilah Katya berada kini. Menyambut genggaman tangannya. Di Place de Catalunya, tempat merpati bercengkerama. Ketika matahari menyinari Barcelona. Dia bagai musim panas yang begitu indah. "Te amo," pelan ucap Katya. Akankah dia dengar? Te amo siempre, Kireina Enno Resensi Buku:
![]() ![]() ![]() ![]() ![]() oleh: Erlinda Fariawan Putri ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() oleh: Unita Buku ini menarik perhatian saya karena settingnya Barcelona :). Ya, Barcelona yang mungkin lebih kita kenal sebagai kota tempat klub berpengaruh di Eropa berada. Tetapi buku ini tidak berbicara tentang sepakbola dan klub Barcelona FC. Buku ini berkisah tentang Katya Sadewi, seorang pelukis yatim piatu asal Indonesia yang kuliah dan bekerja di sebuah galeri lukis di Barcelona. Bukan tanpa alasan Katya memilih melanjutkan kuliah di Barcelona. Ada Sandra, sepupunya dan Evan, sahabat Katya dan Sandra yang menjadi alasan keputusan Katya untuk kuliah di Barcelona. Di Barcelona, Katya yang pemurung dan senang menyendiri bertemu dengan Senor Estefan, seorang kurator terkenal di Eropa. Dan dari sinilah, dunia Katya mulai berubah. Menurut saya novel ini berbicara tentang kesetiaan, pengorbanan, dan ketegasan. Konflik yang dihadirkan cukup menarik meskipun saya menginginkan ending yang lebih "pasti" :). Untuk sebuah novel berlatar belakang kota, saya cukup yakin dengan deskripsi penulis tentang Barcelona. Kutipan percakapan dengan bahasa Katalan cukup menambah pengetahuan dan memperkaya novel ini. Akhirnya, membaca novel ini membuat saya ingin mengunjungi Barcelona dan melihat air mancur menari. Gracias Kireina, untuk kisah cantik di Barcelona. ![]() Buku Sejenis Lainnya:
![]() Advertisement |