Cari berdasarkan:



Paket Leila S. Chudori
 


Maaf, stock buku kosong atau out-of-print.


Paket Leila S. Chudori 
oleh: Leila S. Chudori
> Fiksi » Drama

Penerbit :    Kepustakaan Populer Gramedia (KPG)
Edisi :    Soft Cover
ISBN :    979910517X
ISBN-13 :    9789799105172
Tgl Penerbitan :    2012-12-00
Bahasa :    Indonesia
 
Halaman :    0
Ukuran :    0x0x0 mm
Sinopsis Buku:


Berisi tiga buku karya-karya Leila S. Chudori yang telah kami terbitkan.



Malam Terakhir



"Leila bercerita tentang kejujuran, keyakinan, tekad, prinsip, dan pengorbanan... Banyak idiom dan metafor baru di samping pandangan falsafi yangterasa baru karena pengungkapan yang baru. Sekalipun bermain dalam khayalan, lukisan-lukisannya sangat kasat mata."



H.B. Jassin, pengantar  Malam Terakhir edisi pertama



"Dalam cerpen ‘Air Suci Sita’, ditulis di Jakarta 1987, Leila memulai ceritanya dengan kalimat: ‘Tiba-tiba saja malam menabraknya.’ Sebuah kalimat padat yang sugestif dan kental... Dengan teknik bercerita yang menarik, Leila berhasil mengangkat gugatan mengapa hanya kesetiaan wanita yang dipersoalkan, bagaimana dengan kesucian para pria? (...) Sebagai awal dari perjalanan panjang Leila sebagai salah seorang penulis di masa depan, kumpulan ini penuh janji."

Putu Wijaya, Tempo, Februari 1990





9 dari Nadira



Di sebuah pagi yang murung, Nadira Suwandi menemukan ibunya tewas bunuh diri di lantai rumahnya. Kematian sang ibu, Kemala Yunus—yang dikenal sangat ekspresif, berpikiran bebas, dan selalu bertarung mencari diri—sungguh mengejutkan.



Tewasnya Kemala kemudian mempengaruhi kehidupan Nadira sebagai seorang anak (“Melukis Langit”); seorang wartawan (“Tasbih”); seorang kekasih (“Ciuman Terpanjang”); seorang istri, hingga akhirnya membawa Nadira kepada sebuah penjelajahan ke dunia yang baru, dunia seksualitas yang tak pernah disentuhnya (“Kirana”).



Pulang Sebuah Novel



Paris, Mei 1968. 



Ketika revolusi mahasiswa berkecamuk di Paris, Dimas  Suryo seorang eksil politik Indonesia bertemu Vivienne Deveraux, seorang mahasiswa Prancis yang ikut demonstrasi melawan pemerintah Prancis. Pada saat yang sama, Dimas menerima kabar dari Jakarta: Hananto Prawiro, sahabatnya, ditangkap tentara dan dinyatakan tewas. Dimas merasa cemas dan gamang. Bersama puluhan wartawan dan seniman lain, dia tak bisa kembali ke Jakarta karena paspornya dicabut oleh pemerintah Indonesia. Sejak itu mereka mengelana tanpa status yang jelas dari Santiago ke Havana, ke Peking dan akhirnya mendarat di tanah Eropa untuk mendapatkan suaka dan menetap di sana.



Di tengah kesibukan mengelola Restoran Tanah Air di Paris bersama tiga kawannya: Nug, Tjai, dan Risjaf—mereka berempat disebut Empat Pilar Tanah Air—Dimas, terus-menerus dikejar rasa bersalah karena kawan-kawannya di Indonesia satu persatu tumbang, dikejar, ditembak, atau menghilang begitu saja dalam perburuan Peristiwa 30 September. Apalagi dia tak bisa melupakan Surti Anandari—isteri Hananto—yang   bersama ketiga anaknya berbulan-bulan diinterogasi tentara.



Mei  1998.



Lintang Utara, puteri Dimas dari perkawinan dengan Vivienne Deveraux, menyatakan keinginannya untuk ke Indonesia dan merekam pengalaman keluarga korban tragedi September 30 sebagai tugas akhir kuliah. Apa yang terkuak oleh Lintang bukan sekadar masa lalu ayahnya dengan Surti Anandari, tetapi juga bagaimana sejarah paling berdarah di negerinya mempunyai kaitan dengan Ayah dan kawan-kawan ayahnya. Bersama Segara Alam, putera Hananto Prawiro, Lintang menjadi saksi mata apa yang kemudian menjadi kerusuhan terbesar dalam sejarah Indonesia: kerusuhan Mei 1998 dan jatuhnya Presiden Indonesia yang sudah berkuasa selama 32 tahun. 



Pulang  adalah sebuah drama keluarga, persahabatan, cinta dan pengkhianatan berlatar belakang tiga peristiwa bersejarah: Indonesia 30 September 1965, Prancis Mei 1968, dan Indonesia Mei 1998.






Resensi Buku:



Buku Sejenis Lainnya:
oleh Rizka Amalia
Rp 49.000
Rp 41.650
An selalu terganggu dengan sikap ayahnya yang seolah membencinya. Apa gara-gara An ...  [selengkapnya]
oleh A.H. Igama
Rp 35.000
Rp 28.000
KREEEKKK!
 
Kotak musik tua itu terbuka. Berbarengan dengan boneka kecil yang keluar, terdengar sebuah lagu mengalun. Iramanya ...  [selengkapnya]
oleh Yuli Badawi , Hermawan Aksan
Rp 69.000
Rp 58.650
Tidak semua orang pernah ditawari merawat bayi orang lain
Namun, itulah yang dialami Yuli. Bukan hanya sekali, tetapi lima ...  [selengkapnya]
oleh Jodi Picoult
Rp 101.000
Rp 85.850
Setiap orangtua hanya berharap bisa mendapat bayi yang sehat. Demikian pula dengan Charlotte dan Sean O Keefe. Namun, kenyatannya tidak begitu. Di ...  [selengkapnya]


Lihat semua buku sejenis »




Advertisement