|
Sinopsis Buku: ‘Cinta itu bukan harta karun!' Ini pelajaran penting yang gue dapat. Kalau cinta itu harta karun, gue, Oka, si pemuja rahasia—secret admirer bahasa kerennya—pasti sudah kaya banget. Jangankan untuk ngomong langsung tentang perasaan gue ke cewek yang gue puja, ngomong via messenger atau SMS pun udah bisa bikin lutut gue keriting gemeteran. Anyway… menjadi seorang secret admirer itu nggak mudah. Gue jadi punya kegiatan rutin setiap harinya. Bangun tidur, yang pertama kali gue cek adalah Facebook dan Twitter-nya untuk tahu dia telat bangun apa nggak. Agak siang sedikit, ngelongok Twitter-nya biar tahu dia makan siang sama siapa. Kadang gue berniat ngajak dia makan bareng, kemudian gue ketik SMS; “Hey, makan siang, yuk!”… tapi pesan itu berakhir di kotak draft. Sebelum tidur gue selalu ngintipin timeline-nya merhatiin kapan dia ngucapin selamat malam, eh yang ada gue selalu ketiduran karena lama menunggu. Ngarep. Meskipun kadang dapat fakta yang pahit dan bikin galau, seorang secret admirer nggak pernah kapok ngelakuin itu semua. Tapi, apa benar perasaan bisa dipendam selamanya…? Resensi Buku:
![]() ![]() ![]() ![]() ![]() oleh: Hilda Aprilia ini buku keren yg wajib kamu baca! ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() oleh: ara tiara rismala Buku Anologi Cinta Sendiri ditulis dengan gaya bahasa yang ringan dan penuh dengan kata kata bijak yang sesuai dengan problema anak muda zaman sekarang. Analogi Cinta Sendiri menceritakan kisah cinta yang gagal dari Oka @landakgaul yang penuh warna. Dari yang absurd, sampai yang membuat hati jadi trenyuh. Oka berhasil mengajak pembaca untuk ikut hanyut dalam emosi dari setiap curhatan yang ia tuliskan. Ia juga berhasil meyakinkan pembaca untuk melakukan 2 hal: 1. Mengungkapkan perasaan yang lama terpendam dan menyudahi diri sebagai seorang secret admirer, dan 2. Semakin yakin memendam perasaan dan tidak akan pernah mengungkapkannya karena terlalu takut kehilangan orang yang paling disayang. Dalam Analogi Cinta Sendiri, selain mengangkat pengalaman pribadi sebagai pokok cerita, Oka juga menyajikan penderitaan para secret admirer yang dengan egois memenjarakan perasaannya sendiri. Oka sendiri menganggap dirinya sebagai secret admirer professional karena merasa sudah sangat lama memendam cinta pada seorang cewek yang selama ini selalu berada dalam radar kesehariannya. Lalu, mampukah Oka memendam perasaannya yang bertubi tubi itu atau akhirnya ia berhasil mengungkapkannya? Penasaran? Baca dong :) Buku ini cocok buat kamu kamu yang lagi heboh hebohnya suka sama orang tapi gak berani ngomong atau buat kamu kamu yang lagi nyari bahan untuk nyinyirin para pemendam cinta. Selamat membaca :) ![]() Buku Sejenis Lainnya:
![]() Advertisement |