|
Sinopsis Buku: Kenapa sih wanita memejamkan mata ketika berciuman? Mengapa mereka melakukannya? Dan, apa sebenarnya yang mereka rasakan saat berciuman? Salah satu jawaban yang sungguh luar biasa adalah karena “mereka sadar sedalam-dalamnya bahwa keindahan di balik ciuman itu jauh lebih meneduhkan dan mendamaikan dibanding keindahan yang tampak dari luar.” Itulah sepenggal kontemplasi mendalam dan penuh inspirasi yang disajikan dengan sangat indah dan menggugah dalam buku luar biasa ini. Tak hanya itu, Anda akan mendapatkan catatan-catatan yang tak biasa tentang kehidupan yang melenakan, isu-isu sosial yang terpinggirkan, pendidikan yang terabaikan, tokoh-tokoh terkenal, hingga glamornya dunia selebritas. Dengan membaca buku ini, Anda diajak untuk selalu merenungi, mengintrospeksi, dan memperbaiki diri sendiri untuk kemudian hijrah menuju pribadi yang lebih manusiawi. Selamat membaca! - Berciuman dengan Mata Terpejam - Mozart dan Pacarnya yang Tolol - Babad Buruk Peradaban - Mengonsumsi Kekacauan - Bulan Madu Sudah Usai - Hati, Nurani, dan Jalan Takdir - Ingat Sherina sebelum Bicara - Dll. Resensi Buku:
Buku Sejenis Lainnya:
![]() Advertisement |