|
Sinopsis Buku: “Mengapa di negeri Mataram gadis-gadis cantik selalu bernasib malang?” tanya Jalu pada ibunya. Kematian Rara Truntum tak ubahnya merupakan kutukan bagi gadis-gadis cantik di Mataram. Sejak titah untuk mencari pengganti Rara Truntum dijatuhkan, kecantikan lebih merupakan malapetaka daripada anugerah bagi gadis-gadis yang berada dalam jang-kauan Mataram. Jalu yang mendendam pada orang-orang Mataram karena Warsi, kakak perempuannya, diperlakukan tidak manusiawi, kini juga harus merelakan Sunthi – bibi angkatnya – yang \'diambil paksa\' sebagai pengganti Rara Truntum. Bersama Rara Oyi dari Surabaya, Sunthi ditempatkan di kediaman pasangan Wirareja. Kisahnya menjadi rumit saat Pangeran Adipati Anom, sang pewaris takhta, jatuh hati pada Rara Oyi. Sang Raja yang murka saat mengetahui keduanya menjalin hubungan, menitahkan hukuman yang tak pernah dibayangkan Pangeran Adipati Anom sebelumnya … yaitu membunuh Rara Oyi. Akankah Pangeran melaksanakan titah Sang Raja membunuh kekasihnya, Rara Oyi? Dan bagaimanakah nasib Sunthi dan Jalu? Sebuah novel cerdas, dengan berbalut sejarah, yang dengan sempurna menyajikan kenyataan, betapa cinta dapat menjadi sumur bagi nafsu, kekuasaan, dan pengkhianatan. Dan betapa nyala cinta mampu menjadi pelita bagi hidup-mati seseorang. Resensi Buku:
Buku Sejenis Lainnya:
![]() Advertisement |