|
Sinopsis Buku: Dengarkan Mimpimu... Ikuti Kata Hatimu... Kulihat Sarah si Gadis Kecil berhenti, diam: seperti mengamati. Ketika kemudian tertegun oleh sebuah kesadaran, aku kini mengerti, sedang bermimpi. Ketika keterbataan membuatku kesal dan hampir menangis, si Gadis Kecil tersenyum dan menunjuk ke titik terjauh. Itu adalah pintu. Kulihat Sarah mengangguk ketika si Penjaga Pintu meminta izin membukakan pintu. Saat ia meminta persetujuanku, aku tak mengambil waktu banyak untuk mengangguk. Namun demikian, perasaan cinta yang membuncah ternyata melengahkan kewaspadaan. Mula-mula ada embusan asap yang membikin kering tenggorokan, lalu gumpalan dan lautan api yang bergolak, dan teriakan demi teriakan semakin mengiris hati. ... Bercerita tentang pencapaian aktualisasi Rafli dalam banyak bidang menjelang akhir sekolahnya. Juga ekspektasi besar dari Bunda Rita dan rekan-rekannya. Namun, harus bergesekan dengan ambisi orangtuanya dan perpecahan di PPI. Rafli kehilangan harapan dan putus asa. Di tengah fase kejatuhan yang membuat mentalnya hancur itu, dia juga harus mencari tahu mengenai sosok gadis kecil misterius yang selama ini hadir dalam mimpi-mimpinya, yang seperti hendak memberi tahu tentang sesuatu. Tapi Rafli tidak menyadari, ketika ia menemukan gadis kecil itu, segala sesuatunya sudah terlambat.... Resensi Buku:
Buku Sejenis Lainnya:
![]() Advertisement |