|
Sinopsis Buku: Buku ini merupakan rangkuman dari pertemuan para direktur SDM BUMN di Indonesia. Melihat kompetisi yang semakin ketat dan pemerintah tidak lagi terlalu menganak-emaskan BUMN, mereka mau tidak mau harus secara serius memikirkan nasib BUMN yang selama ini dicap lamban, sangat birokratis, tidak inovatif, kurang kompeten, dsb. Pertanyaan mendasar yang harus mereka jawab dalam kondisi sekarang ini adalah bagaimana mengarahkan human capital yang ada saat ini menjadi modal untuk membangun daya saing BUMN secara pasti. Untuk itu, mereka harus melakukan perubahan besar-besaran.
Salah satu metode yang mereka gunakan dalam manajemen perubahan adalah "Appreciative Inquiry". Dengan metode ini, forum melakukan pencarian kolaboratif atas kekuatan, potensi, dan peluang terbesar dalam organisasi untuk membangun masa depan yang lebih baik. Landasan pola pikir metode ini adalah: Lebih baik memperkuat apa yang menjadi kelebihan daripada mencoba memperbaiki apa yang menjadi kekurangan. Berbagai upaya perbaikan, kendala yang dihadapi dan solusinya mereka paparkan dengan terbuka dalam buku ini sehingga bisa menjadi bahan pembelajaran bagi siapa pun yang peduli akan SDM perusahaan. BUMN mulai berbenah dalam hal "people" karena mereka adalah salah satu modal keberhasilan perusahaan. Harta terpenting perusahaan sesungguhnya bukanlah "people" melainkan "the right people". --Rhenald Kasali Resensi Buku:
Buku Sejenis Lainnya:
![]() Advertisement |