|
|
Sinopsis Buku: Buku ini mencoba menelusuri kerapuhan akar politik Islam dalam pergulatan melawan potensi-potensi alineatif dari ”kenyataan negara modern”. Pergulatan yang berlangsung berabad-abad itu terasa involutif karena hanya melahirkan respon teoritik yang selalu paradoks: antara apatisme dengan fanatisme terhadap negara. Sementara individu yang dipertaruhkan kebebasannya justru semakin terasing. ”MASYARAKAT TAK BER-NEGARA” adalah wacana yang ingin melampaui ”perebutan kekuasaan” yang berlarut-larut dan tidak produktif itu untuk menjaga otonomi individu-individu dari ”kenyataan negara” yang menindas dan represif.
Resensi Buku:
Buku Sejenis Lainnya:
oleh Uken Junaedi, S.E.Ak
Rp 60.000 Rp 39.000 Kita telah sama-sama mengetahui bahwa Pancasila adalah dasar negera kita, Indonesia. Setiap negara pasti memiliki Dasar Negaranya sendiri dan akan ... [selengkapnya] | Sebuah Kritik terhadap Buku "Robohnya NKRI Kami" serta Solusi untuk Kebahagian Diri dan Kemakmuran Bangsa oleh Choromaster
Rp 28.000 Rp 23.800 Negara Kesatuan Rebublik Indonesia adalah negara besar yang terdiri dari ratusan juta jiwa penduduk dan belasan ribu pulau yang terbesar di sabuk ... [selengkapnya] | oleh Kompasiana
Rp 49.000 Rp 41.650
"Indonesia tidak bisa dikatakan Indonesia jika hanya dilihat dan dinilai dengan cara yang sepenggal-sepenggal. ... [selengkapnya] | oleh Jakob Oetama
Rp 40.000 Rp 34.000 [selengkapnya] |
Lihat semua buku sejenis »
Advertisement
|
|