


|
|
Hasil Pencarian untuk "Thomas Friedman"
Displaying 1 to 7 (of 7 books)
| 1. | 
| | oleh Thomas L. Friedman
Rp 235.765 Rp 200.400 Winner of the 1989 National Book Award for nonfiction, this extraordinary bestseller is still the most incisive, thought-provoking book ever written about the Middle East. Thomas L. Friedman, twice winner of the Pulitzer Prize for international reporting, and now the Foreign Affairs columnist on ... [selengkapnya]
|
| 2. | 
| | oleh Thomas L. Friedman
Rp 120.000 Rp 102.000 THE NEW YORK TIMES BESTSELLER
Apa Yang anda alami hari ini?
Apa perbedaan kondisi anda saat ini dengan lima tahun yang lalu ?
Sepuluh Tahun yang lalu ?
Dua puluh tahun yang lalu?
Semakin terasa krisis ekonomi di awal tahun 1998, hampir sepuluh tahun yang lalu, hanya mereka yang benar-benar ... [selengkapnya]
|
| 3. | 
| | oleh Thomas Friedman *** Out of Print *** [selengkapnya]
|
| 4. | 
| | oleh Thomas L. Friedman *** Out of Print *** [selengkapnya]
|
| 5. | 
| | Mengapa Dunia Memerlukan Revolusi Hijau dan Bagaimana Kita Memperbarui Masa Depan Global Kita oleh Thomas L. Friedman *** Out of Print *** Bumi menjadi Panas (Hot) karena kemajuan teknologi telah mempercepat laju peningkatan emisi gas-gas rumah kaca ke atmosfer yang menghambat pelepasan hawa panas dari bumi ke ruang angkasa.
Bumi menjadi Rata (Flat) karena kemajuan teknologi komunikasi dan transportasi memungkinkan siapa pun, di ... [selengkapnya]
|
| 6. | 
| | oleh Thomas L. Friedman *** Out of Print *** One day in 1992, Thomas Friedman toured a Lexus factory in Japan and marveled at the robots that put the luxury cars together. That evening, as he ate sushi on a Japanese bullet train, he read a story about yet another Middle East squabble between Palestinians and Israelis. And it hit him: Half the ... [selengkapnya]
|
| 7. | 
| | oleh Thomas L. Friedman *** Out of Print *** Updated Edition: Thomas L. Friedman is not so much a futurist, which he is sometimes called, as a presentist. His aim in The World Is Flat, as in his earlier, influential Lexus and the Olive Tree, is not to give you a speculative preview of the wonders that are sure to come in ... [selengkapnya]
|
|
|
|


Letters to Sam
Kisah nyata berisi surat-surat yang ditulis oleh Daniel Gottlieb untuk cucunya karena ia ingin mengajarkan tentang cinta, kehidupan, hubungan dengan orang tua, makna kebahagian sampai kehilangan ...
[selengkapnya]

|