|
151. | 
| | oleh Agus Setiawan
Rp 149.000 Rp 111.750 [selengkapnya]
|
|
152. | 
| | Mengapa 90% Buku yang Dibeli Tidak (Habis) Dibaca dan Cara Mengatasinya oleh Agus Setiawan
Rp 48.000 Rp 40.800 Apakah Anda hobi membaca buku atau hobi membeli buku? Pola membaca kita kerap menyebabkan 90% buku yang dibeli tidak (habis) dibaca. Bisa jadi ini karena:
- pola kebiasaan
- hambatan mental dalam membaca
- kurangnya motivasi
- kurangnya konsentrasi
- tidak memiliki strategi yang tepat dalam ... [selengkapnya]
|
|
153. | 
| | oleh Agus Setiawan, Ak
Rp 45.000 Rp 38.250 Buku ini merupakan buku revisi kedua Cara Mudah Menghitung PPh Badan yang didalamnya terjadi penambahan materi dan perubahan sistematika penyajian. Didalamnya disertai contoh-contoh kasus dan cara menyelesaikan perhitungan pajak. Buku ini disusun berdasarkan pengalaman penulis dalam mengajar ... [selengkapnya]
|
|
154. | 
| | oleh Agus Setiawan, Juni Anton
Rp 78.000 Rp 66.300 Ingin bisa belajar dengan santai dan tetap berprestasi?
Hai Students, apa yang muncul di kepalamu saat kamu disuruh belajar? Males, Bosan, Bete, Ngantuk, Nggak suka. Jawaban itu mirip dengan jawaban hampir setiap pelajar yang saya temui. Bagaimana jika kamu bisa belajar dengan mudah, ... [selengkapnya]
|
|
155. | 
| | oleh Agus Sriyanto Wahyudi
Rp 38.000 Rp 32.300 [selengkapnya]
|
|
156. | 
| | oleh Agus Sriyanto Wahyudi
Rp 35.000 Rp 29.750 [selengkapnya]
|
|
157. | 
| | oleh Agus Sriyanto Wahyudi
Rp 33.000 Rp 28.050 [selengkapnya]
|
|
158. | 
| | oleh Agus Sudibyo
Rp 40.000 Rp 34.000 [selengkapnya]
|
|
159. | 
| | oleh Agus Sudibyo
Rp 40.000 Rp 34.000 Peranan pers semakin menentukan bagi perjalanan bangsa di berbagai bidang. Tapi sejauh ini masih ada banyak salah paham tentang pers di berbagai kalangan, termasuk di kalangan pers sendiri, sehingga menimbulkan hal-hal yang kontraproduktif, mulai dari pemberitaan tidak etis sampai kekerasan dan ... [selengkapnya]
|
|
160. | 
| | oleh Agus Sudibyo
Rp 48.000 Rp 33.600 Lewat buku ini Agus Sudibyo menunjukkan gerakan reformasi pasca-1998 belum sepenuhnya mampu membebaskan media dari dominasi sistem politik dan ekonomi. Keinginan menjadikan media sebagai ruang publik yang bebas dan demokratis belakangan justru dihadapkan pada tren kembali menguatnya kontrol negara ... [selengkapnya]
|
|