|
Sinopsis Buku: Kecenderungan seseorang kepada dunia dan keinginan syahwat dapat menjadikan hatinya lalai dan berpaling dari Tuhan. Kecenderungan semacam ini bisa menjangkiti semua orang, termasuk para ulama, intelektual, bahkan fakir miskin. Namun yang paling berbahaya, menurut Sayyid Abdullah bin Alwi Al-Haddad, bila menjangkiti para ulama, karena mereka akan berani berfatwa dan memberi dalil meskipun menyesatkan umat.
Buku ini memuat peringatan kepada manusia yang, oleh penulisnya, dipilah menjadi 8 kelompok yang masing-masing dibahas dalam bab tersendiri. Setiap kelompok dibahas dengan sangat detil sehingga ketika membaca buku ini seolah kita bercermin, menatap kekurangan diri kita, sekaligus dibimbing untuk memperbaikinya. ____________________________________________ Allamah Sayyid Abdullah bin Alwi Al-Haddad adalah tokoh tarikat sufi Al-Alawiyah yang berdiri sejak abad ke-12 H. Dia lahir di Tarim, Hadhramaut pada 5 Shafar 1044 H. Kebutaan yang diterimanya sejak kecil akibat penyakit cacar pada usia empat tahun ternyata tak menghalanginya menjadi tokoh besar dalam tarikat sufi yang pengaruhnya meluas sampai ke Pulau Jawa. Pemikirannya yang berpengaruh luas telah menempatkan dirinya sebagai Quthb Al-Ghauts (sebuah derajat kewalian tertinggi). Karya-karyanya tersebar luas yang tidak saja tentang tasawuf, tapi juga tentang sastra. Resensi Buku:
Buku Sejenis Lainnya:
![]() Advertisement |