|
Sinopsis Buku: Memakai teori fillsafat Ludwig Wittgenstein, A.M. Hendropriyono berusaha menemukan akar-akar terorisme, yang antara lain terwujud dalam pola permainan bahasa teror yang khas. Dalam bukunya ini, Hendropriyono yang mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) menyatakan, hanya lewat kajian falsafatlah kita dapat menyusun metode, strategi, dan taktik yang tepat dalam usaha menumpas terorisme. Kajian sejarah yang juga dilakukan menunjukkan, terorisme tak Cuma dikenal di Dunia Islam. Gerakan terorisme global juga ada di antara kaum fundamentalis agama-agama samawi lain, termasuk Yahudi dan Kristen.
Sebelum menjadi Perdana Menteri Israel Menachem Begin dan Yitzhak Shamir pernah jadi pemimpin kelompok teroris Yahudi. Meski berbeda keyakinan, Presiden Amerika Serikat George Walker Bush maupun pimpinan jaringan Al Qaeda Osama bin Laden sesungguhnya sama-sama teroris. Keduanya sama-sama fundamentalis yang gemar melancarkan aksi kekerasan dan tak peduli pada darah warga sipil yang menjadi korban Resensi Buku:
Buku Sejenis Lainnya:
![]() Advertisement |