|
Sinopsis Buku: Benarkah cinta seperti gaya Coulomb? Bila jarak yang membentangkan diri-ku dan Meisya begitu dekat, dan muatan cinta di hatiku dengannya ber-interferensi kuat, maka timbul getaran cinta di medan hati ini dengan hebat. Namun, saat Meisya hilang dari hadapanku, jarak kami begitu jauh terpisah, getaran cinta ini pun turun melemah.
Sebaliknya, kehadiran Dhevy seakan menghantarku pada hukum III Newton yang menghendaki adanya aksi reaksi. Cinta yang selalu berbalas. Ketika dengan tulus Dhevy mengungkapkan perasaannya, maka dengan keromantisan pula aku menggapai cintanya. Inikah rahasia hukum aksi reaksi cinta; hukum mekanika cinta; hukum mekanika langit yang selalu berjalan sesuai kehendak-Nya?! Tapi kenapa cinta selalu kian membuatku limbung seperti ini? Pembaca, novel ini amat berbeda dalam hal keunikannya meramu suasana dan bahasa fisika ke dalam ranah fiksi pencarian makna hidup dan cinta sejati, dengan ciri khas pendekatan sains-fisika-religi. Unik, sarat wacana-wacana menarik yang kadang terasa lucu, segar, tapi bisa juga me-nyentuh kedalaman hati manusia. Resensi Buku:
Buku Sejenis Lainnya:
![]() Advertisement |