|
Sinopsis Buku: Kecamuk Pertarungan Menuju Surga
�Mereka sudah tidak mempunyai nafsu untuk berhubungan intim dengan istrinya. Mereka juga sudah tidak lagi punya nafsu untuk suatu keinginan yang lain, kecuali hanya nafsu untuk bekerja dan bekerja sampai tenaganya habis terkuras, lalu mati tanpa guna. Tidak ada lagi wanita hamil yang dapat mengembangkan keturunan. Hanya kematian yang setiap hari semakin bertambah dan bertambah....� Saat setiap orang mendalami suatu ajaran spiritual, niscaya di dalamnya tersimpan batas-batas kemampuan dan sekaligus ambisi. Wajarlah karenanya bila paham-paham yang berkembang belakangan antar-generasi akan selalu bergeser, berubah, dan bahkan tersesat. Demikian halnya nasib ajaran kesejatian tauhid manunggaling kawula Gusti (bersatunya hamba dan Gusti) dan hayyun daimun laa mauta abadan (hidup ini tidak mempan kematian, abadi selama-lamanya) sebagai sumber ajaran spiritual Syekh Siti Jenar. Kisah roman epik kemelut ajaran spiritual Syekh Siti Jenar ini menuturkan tentang dasar-dasar tauhid yang digali dan dikembangkan oleh setiap tokohnya, lantas berlanjut ke dalam pengejawantahan setiap generasinya dengan beragam rupa pemahaman, penafsiran, dan sekaligus ambisinya. Itulah rahasia kecamuk surga yang senantiasa dipertarungkan, bahkan kendati dipenuhi pupur-pupur darah, air mata, dan kematian�. Resensi Buku:
Buku Sejenis Lainnya:
![]() Advertisement |